Sore itu aku sedang bersantai sambil membaca-baca buku, yaa.. Itu memang kebiasaan yang selalu kulakukan setiap sore.
Geeerrr,.. Kudengar sepeda motor lewat didepan rumah, kusingkapkan horden jendela kamarku, entah kenapa aku selalu berharap kamu yang datang berada didepan rumahku dan mengajakku makan semangkuk bakso.
Ya, alangkah bahagia sepertinya makan makanan favorit bersama orang yang disayangi.
Huuuffff,.. Tapi lagi-lagi aku kecewa, itu hanya motor tetangga yang baru pulang kerja.
Aku tak pernah menjumpaimu ada disana, aku selalu kecewa setiap kali membuka horden jendela itu.
Tapi aku selalu melakukan hal yang sama, selama 5 bulan. Aku selalu menunggu walau tak pernah kujumpai kau ada disana, bahkan aku sampai lupa sudah berapa kali aku melakukannya.
Seperti orang bodoh,.. Ya kadang cinta membuat orang terlihat bodoh.
Sering kali pikiranku berontak, "oh jenie berhentilah, dia tidak akan pernah datang, dia tidak akan pernah hadir disana, kamu hanya akan selalu menjumpai ruang hampa disana”.
Tapi hatiku berkata lain, suatu saat nanti, besok atau lusa akan kutemukan kau berdiri diambang pintu rumahku, tersenyum manis dan berkata,
" Heeeiii nang, ayolah makan semangkuk bakso"
Suatu saat nanti, dan itu adalah hari bahagiaku.
Jenie Hutapea
Geeerrr,.. Kudengar sepeda motor lewat didepan rumah, kusingkapkan horden jendela kamarku, entah kenapa aku selalu berharap kamu yang datang berada didepan rumahku dan mengajakku makan semangkuk bakso.
Ya, alangkah bahagia sepertinya makan makanan favorit bersama orang yang disayangi.
Huuuffff,.. Tapi lagi-lagi aku kecewa, itu hanya motor tetangga yang baru pulang kerja.
Aku tak pernah menjumpaimu ada disana, aku selalu kecewa setiap kali membuka horden jendela itu.
Tapi aku selalu melakukan hal yang sama, selama 5 bulan. Aku selalu menunggu walau tak pernah kujumpai kau ada disana, bahkan aku sampai lupa sudah berapa kali aku melakukannya.
Seperti orang bodoh,.. Ya kadang cinta membuat orang terlihat bodoh.
Sering kali pikiranku berontak, "oh jenie berhentilah, dia tidak akan pernah datang, dia tidak akan pernah hadir disana, kamu hanya akan selalu menjumpai ruang hampa disana”.
Tapi hatiku berkata lain, suatu saat nanti, besok atau lusa akan kutemukan kau berdiri diambang pintu rumahku, tersenyum manis dan berkata,
" Heeeiii nang, ayolah makan semangkuk bakso"
Suatu saat nanti, dan itu adalah hari bahagiaku.
Jenie Hutapea

Komentar